Senin, 15 Juni 2015

Integrated Pest Management







Pengendalian secara terpadu pada serangga meliputi serangga terbang ( lalat ,nyamuk dll ) dan serangga merayap (kecoa,semut,kutu ,laba-laba,dll) .
Adapun Pengendalian hama tersebut meliputi :
  • Fogging (Pengasapan ) dengan alat mesin fogging ,sasaran jenis pekerjaan ini yaitu untuk mengendalikan populasi nyamuk ,lalat dan serangga terbang lainya ,metode ini hanya digunakan untuk diluar ruangan 
  • Residual Spraying ( Penyemprotan ) dengan alat hand spray , sasarn jenis pekerkjaan ini yaitu untuk mengendalikan populasi semut dan kecoa baik didalam maupun diluar ruangan 
  • Misting (Pengkabutan) dengan alat ULV . Pekerjaan ini untuk mengendalikan populasi nyamuk ,lalat dan serangga terbang lainya di dalam ruangan 
  • Baiting (Pengumpanan ) adalah suatu tindakan untuk melakukan peletakan umpan berupa rodentisida untuk mengendalikan tikus di area dalam gedung dan plafon 
  • Gelling ( Pengumpanan Kecoa) adalah suatu tindakan pengumpanan berupa gell untuk mengendalikan kecoa ditemapat-tempat yang sensitive terhadap chemical 
Our Office : Gd. Tifa Lt. 6 Suite 604-A
                  Jl. Kuningan Barat No .26
                  Mampang Prapatan
                  Telp- 96364994/082227204915
                   e-mail : metrokarimah@gmail.com
                   metrokarimah.blogspot.com
                   CALL  NOW....

Jangan Biarkan Rayap Menghancurkan Rumah Anda


 

Minggu, 14 Juni 2015

PEMBASMI TIKUS TERBAIK ,TERKENDALI SAMPAI TUNTAS

Tikus " Hewan Pengerat " yang Merugikan 
Apa yang terbesit dalam pikiran anda ketika mendengar kata "Tikus " ? Yuupps...So pasti adalah kotor , jijik , perusak , dan pengganggu . Tidak heran jika banyak orang yang merasa risih akan keberadaan hewan pengerat ini . Tikus merupakan salah satu rodent pengganggu  ,baik di rumah ,pertokoan ,perkantoran ,saran pendidikan hingga perusahaan . Simak dengan cermat hal-hal berikut ini yang perlu Anda ketahui seputar tikus .


















Apa saja yang perlu diketahui tentang tikus ? 
Tikus mmepunyai indra penglihatan yang kurang baik dan yang pasti tikus buta warna , tetapi indra pendengaran ,perasa dan pennciumanya sangat tajam  . Untuk berjalan dan berlari tikus menggunakan kumis dan bulunya . Tikus melakukan aktifitas di malam hari ( noctural) dan mempunyai sifat "jera umpan " . Tikus juga suka menjilati tubuhnya sendiri untuk membersihkan (grooming) . Tikus merupakan binatang yang sangat cerdik ,banyak akal untuk mendapatkan makananya namun selalu curiga terhadap lingkungan maupun bau manusia .
Mengapa Tikus di Sebut Binatang Pengerat ? 
Disebut " Binatang pengerat " karena tikus memiliki kebiasaan mengerat . Tikus mempunyai 4 gigi taring yang sangat tajam yang bisa tumbuh sampai dengan 15 cm dan bila dibiarkan akan patah dan berakibat kematian secara tidak langsung . Maka secara alami tikus akan selalu mengerat atau mengasah giginya pada setiap barang yang dijumpainya seperti kayu , pipa ,plastik , kabel listrik ,kabel telepon dan sebagainya .
Mengapa Populasi Tikus Selalu Meningakat ?
Tikus adalah hewan yang berkembang-biakanya sangat cepat . Mereka bisa hidup antara 3-4 tahun . Pada umumnya  1,5-5 bulan tikus siap kawin . Seekor tikus betina bisa beranak antara 6-8 ekor dan yang hidup bisa 5-6 ekor . Masa kehamilan tikus berkisar 21 hari dan dalam 1 tahun bisa sampai 4 kali melahirkan . Jika populasi tikus tidak dikendalikan ,apa yang akan terjadi ? Saya yakin pasti Anda bisa memprediksi seberapa banyak populasi tikus dalam setahun .
Mengapa di Sebut Hewan Merugikan ?
Kerugian yang ditimbulakan akibat ulah tikus ,dari masalah kesehatan , estetika hingga kerugian material . Bentuk kerugian tersebut diantaranya menyebabkan penyakit tertentu ( terutama pes dan leptosirosis ), mengubah bau dan rasa  barang yang diserang , mengurangi kwalitas barang , menyebabkan kontaminasi ( urine, kotoran , bulu ,dan bangkai ),serta merusak wadah ,instalasi , properti ,dan komponen bangunan .
Bagaimana Cara Pengendaliannya ?
Pengendalian tikus pada dasarnya adalah upaya menekan tingkat populasi tikus pada tingkat serendah mungkin melalui berbagai cara . Secara umum terdapat tiga cara pengendalian yaitu :
  • Metode Biologi  : Pengendalian ? Pembasmi Tikus secara biologi adalah dengan memelihara predator alamiah pemangsa tikus . Predator pemangsa tikus yang paling umum dan lazim adalah tikus . 
  • Metode Mekanik : Metode mekanik merupakan metode penangkapan tikus yang cukup sering dan umum digunakan dalam pengendalian tikus ,misalnya dengan trapping , penjepit tikus ,dan lain-lain . 
  • Metode Kimia : Metode dengan menggunakan rodentisida ( peracunan tikus ) . Rodentisida adalah rodentisida antikoagulan dan mempunyai sifat : 
  1. Tidak berbau dan tidak berasa 
  2. Slow acting yaitu membunuh  tikus secara perlahan-lahan ,tikus baru mati setelah memakan bebrapa kali 
  3. Tidak menyebabkan tikus jera umpan 
  4. Mematika tikus dengan merusak mekanisme pembekuan darah untuk memastikan tikus mati diperlukan 4-7 hari , dengan dosis 0.005 % dan dengan pemasangan umpan yang tidak menimbulkan kecurigaan dan pencemaran lingkungan serta relatif aman terhadap hewan bukan sasaran dan aman bagi manusia .
Untuk konsultasi masalah Tikus bisa kunjungi blog kami ini . metrokarimah.blogspot.com . email : metrokarimah@gmail.com / Telp . 96364994 . KONSULTASI DAN SURVEY GRATIS !!

Jumat, 12 Juni 2015

PENANGANAN PEMBASMIAN RAYAP













   




Dalam proses penanganan pembasmian rayap,kami menggunakan metode sesuai standar
   Dep.PU .SK.SNI.03-2405-2000 yaitu sebagai berikut :

PRA KONSTRUKSI (SOIL TREATMENT) 
 Dalam penanganan pembasmi rayap pra konstruksi  ,kami menerapkan 3 tahap yaitu :
  1. Penyemprotan galian pondasi ,dilakukan pada tempat-tempat berikut : 
  • Dasar galian pondasi 
  • Dinding galian pondasi 
  • Tanah urug yang digunakan untuk mengurug pondasi 
     2. Penyemprotan Lantai Kerja 
         Pada lantai bangunan  ,dilakukan penyemprotan pada tempat-tempat berikut :
  •  Lantai tanah sebelum pemasangan lantai kerja dan setelah dilakukan pemadatan tenah 
  • Lantai diluar bangunan dengan jarak minimal 1 meter dari bangunan 
    3. Penyemprotan bahan-bahan bangunan dari kayu
  •  Penyemprotan kusen-kusen yang terbuat dari kayu 
  • Penyemprotan plafon yang terbuat dari kayu 
  • Penyemprotan rangka 
Melalui tiga tahap spraying ini  ,kami memberikan rintangan kimia ( chemical barrier ) dengan tujuan untuk melindungi bangunan dari rayap dengan penghalang kimia pada permukaan tanah sehingga mencegah rayap memasuki lapisan tanah . 

PASKA KONSTRUKSI 
Dalam penanganan pembasmian rayap pada pasca konstruksi ( bangunan yang sudah jadi ) kami menggunakan metode sesuai dengan standar Dep. PU.SK .SNI.032405-2000 yaitu sebagai berikut : 
  1. Soil Treatment 
  • Pengenboran di  pinggiran pondasi luar dalam bangunan dengan jarak antar luang lobang bor adalah 30-40 cm . Jarak antara lubang bor 10-15 cm . Sedang untuk kedalaman bor adalah 30-40 cm guna melakukan injeksi .
  • Perlakuan injeksi dengan larutan pestisida anti rayap dengan volume 2,5-3 liter larutan per lubang lantai 
  • Penutupan lobang bor menggunakan bahan ynag warnanya sama dengan warna lantai bekas bor 
  • Pembersihan bekas-bekas pekerjaan anti rayap 
    2. Wood Treatment  
  • Pengeboran pada sisi-sisi kusen pintu dan jendela yang terbuat dari kayu dengan kedalaman sampai menembus dinding tembok di balik kusen 
  • Perlakuan  injeksi  dengan larutan pestisida anti rayap dengan volume 2,5-3 liter larutan per lubang kayu 
  • Penutupan Lubang bor menggunakan bahan yang warnanya disesuaikan dengan warna kayu /kusen 
  • Penyemprotan larutan pestisida pada seluruh bahan bangunan yang terbuat dari kayu seperti palfon , rangka atap dan yang lainya 
  • Pembersih bekas-bekas pekerjaan anti rayap 
Perlakuan Soil Treatment dan Wood Treatment bertujuan untuk mengisolasi bangunan dari koloni rayap yang berada di bawah bangunan sehingga menyebabkan rayap tidak dapat memakan kayu-kayu sehingga rayap mati kelaparan sampai ke ratu dan koloninya .

Baiting System Technology 
Teknologi pengumapanan sentricon ini digunakan untuk perlakukan anti rayap baik pra konstruksi maupun pasca konstruksi . Kami memberikan perlakuan pengumpanan guna merawat bangunan anda dari anti rayap .
 Garansi  / Jaminan Kerja 
Dengan menggunakan metode kombinasi di atas , kami memberikan GARANSI    /Jaminan  kerja sesuai dengan Dep. PU. SK.SNI .03-2405-2000. Adapaun detail penjelasan mengenai garansi dan jaminan kerja yang kami berikan silahkan hubungi melaui e-mail di metrokarimah@gmail.com atau telp. 96364994 . 

PENANGANAN PEMBASMI TIKUS


Dalam melakukan pembasmian tikus  , kami menggunakan metode sebagai berikut :

  1.  Intensive Treatment 
  • Perlakuan menggunakan bahan aktif golongan acute dengan diversifikasi umpan yang disesuaikan dengan jenis tikus atau barang yang dimakan / dirusak . Memakan waktu 3 s/d 7 hari berupa pemasangan umpan , penempatan air minum tikus dan pemasangan glue trap . Inspeksi kemudian turut dilakukan esoknya untuk menangani tikus yang mati atau terkena glue trap . 
     2. Maintenance  Treatment
  • Meracik dan menggunakan umpan berbahan aktif golongan antikoagulan yang diformulasi dengan bahan umpan sesuai dengan masing-masing jenis tikus . Tujuanya untuk melindungi tikus jera umpan sehingga satu kelompok ( koloni ) tikus akan mati dan mengantisipasi kemungkinan masuknya kembali hama tikus baru dari luar .